be smile

jangan menunggu bahagia untuk bisa tersenyum…

Senyum adalah pesan kebahagiaan yg paling cepat sampai kehati..
jangan menunggu bahagia tuk bisa tersenyum..
tapi tersenyumlah untuk menjemput kebahagiaan..esok hari..
Ketika kita bertemu seseorang yg membuat kita tertarik..
itu bukan suatu pilihan..tapi sebuat kesempatan..
Bila kita memutuskan untuk mencintai seseorang tersebut dg segala kekurangannya..
itu bukan sebuah kesempatan..tapi sebuah pilihan..
Ketika kita menyadari..masih banyak orang lain yg lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya dibandingkan dirinya..tetapi kita masih mencintainya..
“ itulah pilihan yang sebenarnya “
Kita ada didunia bukan untuk mencari orang yg sempurna..
tapi belajar mencintai seseorang yg tidak sempurna..dengan cara yg sempurna..
Seorang sahabat terlihat sempurna..saat ia menerima kekurangan kita..
Dan seorang sahabat menjadi begitu berarti..saat ia dapat menghapus air mata..
dan mengubahnya menjadi senyum bahagia,..
Cinta dimulai dari ADAM & HAWA,..dilegendakan oleh RAMA & SINTA..
diceritakan oleh ROMEO & JULIET..dimainkan RANGGA & CINTA..
Dan semoga dilanjutkan oleh KAU & AKU…

getaran cinta

aku merasakan sebuah getaran cintamu

maka , akupun tak bisa maju ataupun mundur

cinta itu tlah membuat jiwaku lelah

hingga tak ada lagi yang merendahkan cinta

melainkan mereka memujimu

banyak “musuhku” yang menyerupaimu

namun , malah menjadikan aku begitu mencintaimu

tatkala mereka menjadi bagianmu

bagai sengsara menjadi nikmat dalam cintamu

karna cinta , aku sering mengenangmu

hingga sesal sering menyelimuti diriku

 


Telah ku pilih jalan-Mu
Jalan yang mendekatkan aku pada-Mu
Jalan orang-orang yang beriman dan beramal sholeh
Dan aku yakin sebenar-benarnya
Cintaku padaMu tak kan pernah dikecewakan
Namun… Ampuni aku ya Allah
Godaan hati yang senantiasa condong
Fitrah hati ini terlalu berat untuk ku buang
Terlalu pahit untuk ditelan
Tapi terus-terusan aku gagahkan
Demi menggapai cintaMu

Jika rindu ini imaginasi syaithon
Kuminta ia dilenyapkan
Andai kasihku berlandaskan nafsu
Kumohon matikanlah rasa cinta
Selain cinta yang hanya untuk keridhaanmu
***
Ya Rabb …
Tolonglah aku untuk mengisi bejana cintaku untukMu
Agar aku tak kan pernah dahagakan cinta
Dari insan yang tak halal bagiku
Teguhkanlah kasihku untukMu
Agar aku tak kecundang , dijajah cinta yang dusta
Yang menjadi hijab diantara kita

Teapkan langkahku dijalan ini
Untuk menenggelamkan kapal cinta manusia
Walau ia segagah gunung uhud
Tetap kupinta ia karam
Jika ia berlayar dilautan dosa

Dan ku mohon rabb,,,
damaikanlah ombak hatiku
walaupun ribut datang mengundang
kasihku diikat di dasar rabbi
karna ia hanya ujian
dan akan terus kutekadkan janji
***

Antara Cinta

Sebagai muslimah yang ingin selalu taat, aku sering banyak beristighfar saat tak sengaja memandangnya dengan penuh rasa cinta dan sayang. Dosakah aku? Bahkan secara sadar aku ingin dia memandangiku. Sombongkah aku? Semoga tidak. Tapi sebagai seorang wanita, rasa cintaku hanya bergemuruh di kalbu tak mampu aku ungkapkan. Atau wanita memang diciptakan untuk diam seribu bahasa ketika segudang cinta tertambat didada?

Semoga Allah memahami kegalauan hatiku ini. Bukankah Allah telah menciptakan laki-laki sebagai pasangan wanita? Jika ya, izinkan aku untuk memilikinya, seseorang yang aku harapkan. Ya Allah. jika dia baik bagiku, sampaikan bisikan hatiku, jika tidak baik bagiku, tolong tenangkanlah hati ini. Doa yang aku pinta kepada-Nya.

***
Waktu malam minggu pukul delapan lebih tiga puluh menit. Ketika aku sedang asyik menulis di depan komputer ternyata handphone-ku berbunyi dengan nada dering “Ketika Cinta Bertasbih” yang dinyanyikan Melly Goeslaw menandakan ada SMS masuk. Tidak seperti biasanya aku terkejut dengan isi pesan itu, dengan jelas nama laki-laki tersebut, lelaki yang tidak aku kenal. Pikirku mungkin salah sambung sehingga aku tidak mempedulikannya.

Selang berapa menit SMS dengan pesan serupa dan dari pengirim yang sama berdering lagi. Akhirnya aku kesal dan langsung mematikan handphone-ku yang berwarna silver dan kusimpan di atas rak buku yang berdekatan dengan meja belajar. Aku pun fokus menulis.

Keesokan paginya pukul empat lebih tiga puluh menit handphone-ku diaktifkan kembali, usai solat subuh dan Al-Matsurat. Setelah itu banyak pesan yang masuk diantaranya nomor handphone laki-laki yang tak jelas itu dengan isi pesan yang membuatku benci.

Kucoba untuk menghubunginya ternyata benar seorang laki-laki yang katanya ingin kenalan. Ia mengaku dapat nomor handphone-ku dari seseorang yang tak mau menyebutkan namanya. Aku benci dengan orang itu sambil memohon ampun untukku dan untuknya kepada Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

***
Sebut saja aku ini Mawar dengan sosok yang penuh semangat dan anggun. Hmm.. jangan bayangin aku yah. Mawar anak yang pendiam namun gampang bergaul dengan siapa saja. Terkadang orang-orang yang disekilingnya penuh dengan tanda tanya terhadap dirinya. Segi penampilan alhamdulillah ia selalu menutup auratnya dengan balutan jilbab yang cukup lebar dan ia paling suka jilbab yang berwarna merah marun bermotifkan bunga-bunga.

Entah kenapa sikapnya yang berubah baik itu mengejutkan banyak orang terutama sahabat dekatnya, Ayu. Sewaktu dulu di SMA ia tidak seperti itu, ia anak yang malas, suka bolos sekolah, suka mementingkan dirinya sendiri dan sempat berpacaran juga. Aku mohon ampun pada-Mu ya Allah.

Pada dasarnya setiap orang pasti pernah berbuat salah. Siapapun orangnya. Apalagi jika saat iman lagi hampa dan kesempatan terbuka lebar dalam kemaksiatan mungkin terjadi. Sekali berbuat akan merasa berdosa, tapi jika dilakukan terus-menerus perasaan dosa itu akan hilang begitu saja tanpa ada rasa takut di adzab oleh-Nya.

Seseorang yang merasa enjoy melakukan dosa bahkan merasa benar apa yang dilakukannya berarti Allah sudah membencinya. Naudzubillah.

***
Alhamdulillahnya hidayah itu pun datang ketika kita sudah niat untuk menjemput hidayah yang Allah berikan kepada kita. Hidayah itu butuh ikhtiar kita, bukan berarti menantinya. Hidayah itu sangat mahal dan sulit untuk ditemukan dan didapatkannya lagi. Maka dari itu Mawar sangat membenci ketika ada pesan SMS yang membuat ia penuh kekhawatiran akan terjebak kembali dalam kemaksiatan seperti dulu.

Memang Maha benar firman Allah yang Maha Pemberi Ampunan namun bukan berarti kita sesuka hati melakukan kesalahan yang sama kemudian bertobat, dan melakukan dosa lagi, lalu tobat lagi, seperti itu lagi. Sebenarnya aku ini ingin menghindari dari hal-hal yang dilarang agama, khususnya zina. Allah SWT. Berfirman: ”Dan janganlah kamu mendekati zina, (zina) itu sungguh perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk”. (QS. Al-Isra:32).

Kalau tidak ada aturan halal dan haram, mungkin sekarang kita sedang menikmati semua kenikmatan duniawi tanpa rasa takut. Benar gak? ” Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepada mereka agar menampakkan aurat mereka (yang selama ini) tertutup…..”. (QS. Al-Araf:20)

Sudah jelas ayat diatas bahwa syaitan selalu saja menggoda manusia kapanpun ia mau. Seperti kisah Nabi Adam bersama isterinya Hawa, ketika di surga Nabi Adam terbujuk oleh bisikkan syaitan untuk mencicipi buah yang Allah larang, hingga akhirnya Nabi Adam dan Hawa turun dari surga.

Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Begitupun dengan cinta, semua orang pasti merasakanya. Cinta ibarat udara yang sangat berarti dalam setiap kehidupan manusia. Cinta itu bagaikan angin yang tidak dapat dilihat, diraba, dan disentuh tapi dapat dirasakan kehadirannya dengan ketenangan dan kenyamanan. Walau hanya menutup mata karena cinta itu hadir dalam hati.

Semua yang kita lakukan pada dasarnya tergantung pada niat. Jangan mengatasnamakan cinta apabila diri kita jadi harus saling merusak. Benar tidak? Cinta itu suci jangan dikotori dengan perbuatan yang bisa mengotori cinta. Cinta yang hakiki adalah cinta pada Allah. Semoga kita tidak menuruti hawa nafsu kita yang ingin merusak hati. Simpanlah segala bentuk ungkapan cinta dan derap hati rapat-rapat, Allah akan menjawabnya dengan lebih indah disaat waktu yang tepat.

Mencintai, dicintai fitrah manusia
Setiap insan di dunia akan merasakannya
Indah, ceria, kadang merana
Itulah rasa cinta
Berlindunglah pada Allah dari cinta palsu
Melalaikan manusia hingga berpaling dari-Nya
Menipu daya dan melenakan
Sadarilah wahai kawan
Cinta adalah karunia-Nya
Bila dijaga dengan sempurna
Resah menimpa gundah menjelma
Jika cinta tak dipelihara

*Cinta pada Allah (The Fikr: Cinta)

Karena itu mari kita semua sama-sama untuk mengisi hari-hari kita dengan penjagaan, kepekaan, dan rasa malu bahwa kita senantiasa dalam pengawasan Allah Swt. Dan jika ini terasa berat dan menyiksa, langit dan bumi terasa sempit, dada kita sesak, kita merasa semakin jauh dari Allah, mari saudaraku… bermuhasabah. Mungkin ada nikmat Allah yang kita kufuri, mungkin ada karunia yang kita dustakan, atau mungkin ada ayat-ayat-Nya yang kita permainkan. Astaghfirullahal’adhiim…

Saat kita sendiri maupun bersama
Saat sunyi maupun riuh
Saat tersembunyi maupun teramati manusia
Di pojok kamar yang sempit maupun di lapangan luas
Semua tercatat dan terekam
Lalu bertanyalah kita:
Rekaman itu dipenuhi maksiat atau ta’at?

*(Salim A Fillah: Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim)

Saudaraku memang benar kita tidak boleh berhenti belajar dan terus memperbaiki diri. Karena Allah selalu senantiasa mengawasi kita dari sudut manapun kita berada. Ada pesan SMS yang membuat saya termotivasi dari seorang murobiah: “Beruntunglah orang-orang yang terus memperbarui semangatnya dalam pergantian waktu, menjaga niat tetap dalam kebaikan dan menemukan ALLAH dalam setiap gerak langkahnya. Sungguh hanya cinta-Nya yang membuat kita tetap tegak dikala yang lain terkapar, tetap teguh dikala yang lain rapuh, tetap ISTIQOMAH dikala yang lain lemah. Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu mengingat-Nya dalam berbagai keadaan. Amin Ya Robbal’alamin. ”

Saudaraku tetap semangat…


Love Story

“Love story lets make it history”, demikian sepenggal lirik lagu yang kurang lebih berarti ingin menorehkan sejarah kisah cinta. Berbicara mengenai cinta, cinta tak hanya milik antara sepasang kekasih, orang tua kepada anak, cinta dengan sahabat, cinta dengan benda ataupun cinta dengan hewan peliharaan. Sungguh dahsyat cinta, cinta sangat sulit digambarkan dengan kata-kata, hanya perbuatan yang mampu menunjukkan kehebatan cinta.

Sepasang suami istri yang selalu berpegangan tangan dan memandang penuh arti, saling menyuapi makanan ke mulut masing-masing, saling membelai tangan, walaupun sang suami tahu betul bahwa usia istri tak lama lagi karena sang istri sedang mengidap penyakit serius yang mematikan “kanker payudara”.

Di belahan bumi lain, seorang ibu dengan sekuat tenaga melahirkan buah hatinya yang dikandungnya dengan segala daya upaya, walaupun sang ibu tahu betul jika ia ngotot melahirkan maka nyawanya sendiri akan terancam tak terselamatkan.

Juga ada kisah seorang ayah yang rela kehilangan salah satu organ tubuhnya yang penting, yaitu ginjalnya, demi sang buah hati yang sedang mengalami penyakit gagal ginjal yang serius, atau cerita tentang seekor binatang peliharaan, seekor kucing. Ia telah menyelamatkan tuannya dari kecelakaan kebocoran kompor gas dirumah majikannya, dengan menyelamatkan bayi majikannya terlebih dahulu.

Sungguh, begitu dahsyatnya cinta. Jika kita merenung maka kita tahu hakikat cinta sesungguhnya. Cinta tidak datang dengan tiba-tiba. Cinta diciptakan Allah Swt. dengan begitu indah dan lembutnya, cinta merupakan sifat- sifat Allah Swt. Di dalam 99 Asmaul Husna (nama-nama yang indah) yang dimiliki Allah Swt. terdapat misteri yang sangat luas dan diluar jangkauan manusia, dan semuanya mengandung arti cinta yang tak dapat dibayangkan umat manusia, karena cinta adalah milik Allah Swt.

Begitu luas dan dalamnya cinta Sang Pencipta kepada umatnya, sehingga begitu tak terbatasnya maaf dan kesabaran yang dimiliki Sang Penciptanya kepada makhluknya. Salah satu makhluk ciptaannya adalah seorang anak manusia; Rasulullah Muhammad Saw. Beliau adalah seorang Rasul penutup dari kenabian dan rasul lainnya. Beliau merupakan kekasih Allah Swt., dan bahkan tak hanya seluruh umat di penjuru alam semesta ini selalu mendoakan dan bershalawat kepada Rasulullah Muhammad Saw. tetapi Allah Swt. pun senantiasa bershalawat kepadanya.

Kembali pada cinta yang dimiliki manusia, sebegitu dahsyat cinta yang dimiliki oleh umat manusia. Tak cukup hanya sering diucapkan mulut dan dilafazkan oleh lidah yang tak bertulang, namun juga melalui perbuatan. Sungguh dahsyat ukuran cinta bagi makhluk ciptaan Allah Swt. yang bernama manusia, sehingga sering kali mereka rela menukar kehidupannya dengan cinta yang didapatkannya, mereka rela mengorbankan nyawa yang dimilikinya demi cinta, manusia juga rela menukar harta demi adanya cinta dalam kehidupan mereka. Sungguh serumit itukah cinta yang direasakan manusia?

Sungguh tak masuk akal, demi cinta manusia rela menukarkan apapun yang dimilikinya. Bahkan jika cinta itu dapat dibeli dengan uang atau nyawa sekalipun, manusia akan membelinya.

Namun sadarkah semua cinta yang diinginkan sebagian besar manusia adalah cinta duniawi, padahal duniawi semuanya bersifat sementara, semua hanya titipan dan amanah dari Allah Swt. Pernahkah terpikir bahwa kita bisa seperti Khadijah istri Rasulullah Muhammad Saw. yang tak hanya memiliki kecintaan pada sang suami tetapi juga memiliki kecintaan dan keyakinan yang begitu besar kepada Allah Swt.. Sehingga beliau rela memberikan seluruh hartanya demi perjuangan Rasulullah Saw. di jalan Allah Swt.

Manusia, janganlah kita hanya mengatakan dengan lantang beriman kepada Allah Swt dan rasul-Nya, tapi ketika disebut nama Rasulullah Saw. sering kita tidak menyambung dengan bersholawat kepadanya, padahal dengan bersholawat kita sudah termasuk melakukan perbuatan nyata bentuk cinta kepada Allah Swt. dan kepada Rasulullah.

Kita sering bertasbih menyebut dan mengagungkan asma Allah Swt. namun sering kali hati tak ikut bertasbih. Apakah itu bentuk cinta manusia pada sang penciptanya? Sungguh manusia harus memperbanyak melakukan perenungan dan memohon ampun, karena begitu banyak nikmat Allah Swt dan kecintaa-Nya kepada makhluk-Nya, namun tetap saja manusia masih lebih sering menuntut dan terus menuntut, tak jarang pula menyalahkannya apabila ada permohonan tak terkabulkan.

Tidakkah kita melihat bahwa seburuk apapun manusia jika telah meminta pada Allah Swt. maka Allah Swt. akan mengabulkannya, dan bentuk cinta bagaimana lagi yang diinginkan manusia? Harusnya manusia membalas cinta Allah Swt kepada kita dengan senantiasa melakukan segala yang diinginkan Allah Swt.

Jadi, sudahkah kita membuat Allah Swt. mencintai kita? Sudahkah kita bersyukur kepadanya? Semoga kedahsyatan cinta yang kita rasakan sebagai manusia, mampu kita berikan pula kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya dengan segala perintahnya.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.